Selasa, 24 November 2009

Uhibbuka Fillah

Saat kau merindu cinta,
Sajadah terbentang mengulum rindu,
Kukecup dalam parau airmata tertumpah.

Dari detik ke detik waktu berbisik,
Berkata bahwa tak ada yang perlu kucari,
Tak ada yang harus dirubah.

Karena cinta yang bertemu pada titik-titik noktah kehidupan,
Ada makna tersendiri yang menyelubung,
Pada apa yang kucari, pada apa yang kurindu,
Ada jawab tanpa perlu kuragu.

Aku terdiam dalam setiap nafas yang kuhela,
Hanyalah doa yang kucurah,
Dalam tiap desah rindu cinta itu,
Ada kamu…

Tak perlu kucari,
Hanya menunggu saat waktu itu berhenti,
Menghadap pada sukma,
Memeberi satu rasa yang tercipta,
Dalam cinta yang terdalam,
Uhibbuka Fillah
Aku mencintaimu karena Allah semata


"Uhibbuka Fillah" Mari kita lihat kisah masa lalu berikut ini. Anas bin Malik mengatakan, “Aku sedang duduk-duduk di sisi Rasulullah saw. tiba-tiba seorang laki-laki lewat. Seseorang dari yang sedang duduk bersama Rasulullah saw. mengatakan, ‘Ya Rasulullah saw. aku mencintai orang itu". Rasulullah saw. mengatakan, ‘Sudahkah kamu menyatakannya kepadanya?’ Orang itu menjawab, ‘Belum.’ Kata Rasulullah saw., ‘Bangunlah dan nyatakanlah kepadanya.” Maka orang itu bangkit menuju ke arahnya seraya mengatakan, ‘Uhibbuka fillah (aku mencintaimu karena Allah). ’ Orang itu menjawab, ‘Ahabbakal-ladzi ahbatani lahu' (semoga mencintaimu pula (Allah) Yang karena-Nya kamu mencintaiku).” (Hadits riwayat Ahmad)

Tidak ada komentar: