Minggu, 17 Oktober 2010

Melepaskan Yang Telah Pergi....

Satu kata yang bisa kuucapkan...
"Alhamdulillah"

Ketika ku meminta sedikit, justru Alloh memberiku lebih dari yang kupinta...
Puji syukur Alhamdulillah yang Alloh atas setiap karunia nikmat yang Engkau berikan padaku, Engkau lebih tahu apa yang ku butuhkan yang Alloh dan Engkau tak pernah mendzolimi hamba-Mu justru diri ini yang terkadang tanpa sadar telah mendzolimi diri sendiri...

Ku biarkan masa lalu itu berlalu dan kusambut masa depan didepan mata itu menghampiriku...
InsyaAlloh dengan izin-Mu yang Alloh ditahun baru nanti ku kan membuka kehidupan baruku "Welcome my new life"

Jadikan ku yang terbaik dan begitu juga sebaliknya bisa saling melengkapi dalam hidup ini itu yang kupinta, karena ku hanya manusia biasa tidak sempurna karena yang sempurna didunia ini hanya Engkau ya Alloh.

Amin.

Minggu, 25 Juli 2010

Dicintai Atau Mencintai Dan Dipilih Atau Memilih

Ehm...sekilas hampir sama tapi maknanya dan artinya jauh berbeda...

Mencintai atau Memilih lebih terkesan aktif dan sebagai subyek, sedangkan
Dicintai atau Dipilih lebih terkesan pasif dan sebagai obyek.

Ku tak tahu apa yang sedang terjadi dalam hatiku...
Bingung, merasa bersalah itu yang kurasakan...
Wahai pemilik hatiku bukankanlah hatiku...
Karena tak ada manusia yang sempurna..termasuk diriku...

Teringat kata ibu tercinta...sebagai wanita lebih enak dicintai daripada mencintai yang belum tahu akan membalas cinta kita...
Namun apa salah kalau kita mencintai seseorang...Andai bisa saling mencintai dan dicintai mungkin itu akan lebih indah.
Namun masalah jika kita harus memilih dicintai atau mencintai ( Dipilih atau memilih )...maka apa yang akan anda pilih ?????

Confuse...and to be continue...

Minggu, 11 Juli 2010

10 JULY 2010


The special day is on July 10, 2010..
I'm very happy with my friend at Bandung from 05.30 am until 12.00 am... oh it's very great day especially for me...

Terlalu berharga tuk bisa dilupakan. Satu hal yang ku sadari teryata masih banyak nikmat Alloh yang bisa kusyukuri...

Terima kasih ya Alloh untuk kebahagianku dihari special-ku meski ku tahu sisa usiaku telah berkurang.
Jadikan sisa-sisa usiaku yang masih tersisa ini ya Alloh penuh dengan keberkahan dan jadikan diriku orang yang bisa bermanfaat tuk orang tua, keluarga, saudara-saudaraku, sahabat-sahabatku dan teman-temanku. Amin

It's special for me...............

Sabtu, 22 Mei 2010

DAN KEISLAMANMU, ITULAH MAHARKU

Bergetar hatiku disaat ku tuliskan kata “Cuma minta mahar KEISLAMAN dia dengan ikhlas”

Kelihatannya begitu mudah tapi banyak mengurai air mataku, Mampukah diriku, Sanggupkah aku?????

Yang ku tahu Alloh Maha Mengetahui yang terbaik untuk diriku.
Jika membaca tulisan diatas “Dan Keislamanmu, Itulah Maharku” aku ingat saat ku membaca buku “Agar Bidadari Cemburu Padamu”. Banyak pelajaran yang kupetik dari buku ini dimana salah satunya mengatakan bahwa wanita mulia mengajari kita tentang pernikahan dalam konteks da’wah. Ya dakwah... pernah mendengar Radhiyallahu ‘Anha Ummu Sulaim Al Ghumidha binti Milhan, yang menikah dengan menjadikan keislaman suami sebagai maharnya.

Al Imam An Nasa’i dalam kitab Sunan-nya meriwayatkan kisah pinangan Abu Thalhah kepada Ummu Sulaim. Ia mengisahkan melalui lisan putra tercinta Ummu Sulaim, Anas ibn Malik, bahwa ia berkata :
“Abu Thalhah telah melamar Ummu Sulaim, Maka Ummu Sulaim berkata, “Demi Allah, tiada mungkin seorang seperti dirimu wahai Abu Thalhah, akan ditolak lamarannya. Tetapi engkau adalah laki-laki kafir, sedang aku seorang wanita muslimah. Tiada halal bagiku untuk menikah denganmu. Tetapi jika engkau masuk Islam, maka itulah maharku, dan aku tidak akan meminta kepadamu yang selain itu.”
Ini bukan berarti Ummu Sulaim berselera rendah. Kalau bicara tentang menawarkan diri pada orang shalih sebagai selera tinggi, Ummu Sulaim mencontohkan selera yang jauh lebih tinggi. Maksudnya kalau kau menawarkan diri pada orang shalih berarti kau menjaga keselamatan agama dengan memilih pembimbing yang mulia, maka seperti Ummu Sulaim adalah “mencipta” seorang pembimbing yang mulia, menjadi jalan hidayah baginya. Sungguh indah jika benar-benar kita mampu melakukannya “Living in a good circumstance is good, but creating a good circumstance is better”


Di Jalan Nikah Aku Berdawah


Sungguh butuh suatu perjuangan dan keberanian tuk bisa mendeklarasikan “Dijalan Nikah Aku Berdakwah”. Terlebih untuk bisa menjadi seperti Ummu Sulaim.
Ada catatan lain bahwa “Dijalan Nikah Aku Berdakwah” seperti Ummu Sulaim tak sekedar aksi nekad, atau terpaksa ( karena nggak ada yang lain heheheee ). Ini memerlukan bekalan agung, sebagaimana da’wah juga memerlukan.
Banyak dari beberapa kasus yang terjadi kini ada motif pemurtadan dengan pacarisasi, zinaisasi, hamilisasi lalu kawinisasi dan akhirnya ancamisasi untuk ceraisasi kalau tak mau menjadi Nasari. Dari sinilah kita belajar bahwa mulanya adalah kedatangan seorang laki-laki yang menampakan kebaikan, perhatian dan kasih kepada seorang muslimah. Perkenalan berlanjut. Yang tak tahu malu tentu langsung ada proses pacarisasi dan zinaisasi hingga hamilisasi. Yang lain, melangkah ke jenjang pernikahan dengan beberapa hal yang diselimuti ketidakjelasan. Misalnya tentang keluarga si lelaki yang mengaku perantau berat.

Ketika hadir anak-anak ditengah kehidupan pasangan ini dan sang muslimah ada dalam kondisi lemah, kembalilah si musang datang pada kekufurannya disertai paksaan agar sang muslimah mengikutinya. Posisi lemah sang muslimah menjadikannya menyerah. Tak ada penghasilan sendiri, tidak bisa kembali ke ortu karena dulu menikah tanpa restu, tak bisa mandiri, bagaimana membesarkan anak-anak nanti dan bayang-bayang masa depan lainnya. Benarlah Rosulullah, kefakiran mendekatkan diri pada kekafiran.
Na’udzubillah min dzalik. Apa yang sejatinya perlu dipertimbangkan untuk menikah demi dakwah? Pertimbangan ini tentu tak hanya bermanfaat bagi para muslimah, tetapi juga kepada para lelaki muslim.

Satu, mengukur kualitas diri. Maksudnya adalah apakah kepribadian kita dominan atau gambang goyah. Apakah kita punya kekuatan argumentasi. Apakah kita sudah benar-benar bisa menegakkan manajemen cinta dan cinta sehat. Bagaiamana bekal ilmu kita, bekal keyakinan kita, bekal pernikahan kita dan lainnya. Kalau dakwah adalah jalan Rosulullah, maka inilah yang diperintahkan pada beliau:
“Katakanlah: Inilah jalanku, Aku menyeru kepada Alloh diatas argumentasi yang nyata. Aku dan orang-orang yang mengikuti. Maha Suci Alloh, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.” ( Yusuf 108 )

Dua, mempersiapkan kualitas diri. Maksudnya kemandirian, keteguhan, istiqamah, dan yang lainnya. Demi Alloh, tidak ada standarisasi khusus seberapakah kualitas diri dan keagamaan seseorang untuk dapat berdakwah dijalan nikah. Sebagaimana Ummu Sulaim juga belum begitu lama masuk Islam ketika dipinang Abu Thalhah. Modal utamanya adalah (1) kesiapan untuk terus belajar dan (2) selalu membersamai orang-orang shalih.

Tiga, seriuslah dalam ta’aruf. Ada banyak orang yang terlena menikmati masa ta’arufnya. Ya, mereka sekedar untuk membayangkan masa-masa indah dipernikahan nanti setelah melihat keindahan fisik calon pasangannya atau sedikit pengenalan tentang prilakunya yang manis. Seharusnya tidak begitu. Kita harus benar-benar serius dalam ta’aruf untuk mengenal calon pasangan kita. Keseriusan itu tidak ditunjukkan dengan semangat untuk sering bertemu dan sering bersama. Tetapi semangat untuk menggali sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya tentang si dia dan juga tentang keluarganya, bahkan teman-temannya.

Empat, lakukan uji kualitas dirinya. Ada banyak cara yang dapat kita pilih tentu. Tanyakan apa motivasinya menikah dengan kita, atau pertanyaan-pertanyaan lain yang kita anggap perlu untuk mengeksplorasi dirinya
“Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepada kalian wanita-wanita yang beriman, maka hendaklah kalian uji keimanan mereka. Alloh lebih Mengetahui tentang keimanan mereka...” ( Al Mumtahanah 10 )
Cara yang lain ? mungkin tak seekstrem untuk mencoba memutus interaksi sebagai ujian. “Kurasa, ada yang jauh lebih berhak untuk menikah dengan anda. Insyaalloh, dia juga jauh lebih baik dalam agama daripada saya meski secara fisik..., saya belum tahu pendapat anda tentang dia..”

Lihatlah reaksinya. Apakah ia seperti dikonsultasikan kepada Ustadzah Luthfiah Sungkar suatu ketika, berkata bahwa ia tidak bisa hidup dengan benar tanpa bimbingan anda. Kalau sekedar kata-kata ini mungkin masih bisa ditolerir. Tetapi kalau justru berekspresi menjadi kembalinya ia ke kehidupan jahiliah: mabuk, ingin bunuh diri, dan lainnya tahulah kita. Tahulah kita bahwa komitmennya untuk hijrah bukan karena Alloh. Bukan karena Alloh, sekedar karena kita atau motif lain dibaliknya. Ingat memposisikan diri anda sebagai sebab bagi seseorang untuk melalukan perbaikan diri bukanlah kebaikan. Bahkan boleh jadi, anda masuk kategori menundudukan diri sebagai tandingan bagi Alloh dalam niat seseorang.
Lima, jika memang saat itu tiba dalam kehidupan kita, bersiaplah untuk mengatakan dengan gagah “Dengan kembalinya engkau pada kekufuran, maka putuslah ikatan diantara kita. Aku tak lagi halal bagimu dan engkau tak lagi halal bagiku!”


Begitulah ya ukhti..sudah siapkah kita tuk bisa menjadi Ummu Sulaim Ummu Sulaim masa kini ? Terlebih berani mendeklarasikan “DiJalan Nikah Aku Berdakwa”
Bukankah memang didalam Islam, dakwah adalah tugas bagi setiap muslim ataupun muslimah. Niatkanlah semua hanya karena Alloh, Insyaalloh Alloh kan selalu membimbing hati kita, karena Allah adalah Pemilik Hati kita.
Semoga bisa bermanfaat terutama bagi diri saya sendiri yang masih banyak harus terus belajar dan belajar lagi dan bisa menambah wawasan bagi yang telah membacanya.
Jazakumullahu ahsanal jaza’
Wassalamu’alaikum wr.wr
( Sumber : Agar Bidadari Cemburu Padamu )

HATIKU

Apa yang terjadi dengan hatiku ini ???

Tak bisa berasa apapun saat ini...maafkan buat seseorang yang begitu masih ingat padaku meski ku sering acuh padamu. Terima kasih kamu mau menyapaku lagi.

Ku benar2 tak bisa berfikir hanya karena hatiku terluka karena seseorang yang mungkin saat ini telah melupakanku, dan ku sekarang terlalu takut tuk mengenal engkau...

Maafin aku jika pikiranku terlalu sempit sehingga menganggap setiap laki-laki berhati sama padahal ku tahu setiap orang berbeda...

Ku saat ini hanya ingin sendiri, meski ku tahu tak akan bisa hidup sendiri karena ku butuh batuan orang lain termasuk kamu... Doakan aku tuk bisa melewati saat-saat terberatku dimana seolah-olah dunia sedang menghimpitku dengan berbagai masalah...

Ingin ku bisa berlari sejauh mungkin... Ku tak tahu sampai kapan ku mampu tuk bertahan...Ku terjatuh saat ini benar-benar jatuh. Apa yang bisa aku lakukan, aku bingung,,,,sedih....menangis...serasa ku tak mampu berbuat apapun..
Diam ya aku Cuma bisa diam.., Alasan, pengertian tak lagi berguna...
Silent is gold meski kutahu tak selama diam itu emas...

Minggu, 16 Mei 2010

Taushiyah Tauhid

Alloh Maha Tahu isi hati kita, kunci ingin dekat dengan Alloh adalah kejujuran dan kemurnian dilubuk hati terdalam, tidak boleh ada kepalsuan dan kebohongan sekecil apapun.

Bergabung jin dam manusia seluruhnya akan mendatangkan sebutir nasi saja, pasti tak sanggup bila Alloh tak mengizinkannya. Semua karunia dan manfaat hanya akan terjadi dengan izin Alloh.

Demikian pula musibah, walau bergabung jin dan manusia seluruhnya mau mencelakakan diri kita, pasti tak akan terjadi tanpa izin Alloh, Dialah penguasa setiap kejadian.

Bila Alloh menghendaki sesuatu, pasti akan terjadi tanpa bisa ditolak siapapun, Kekuasaan Allohmutlak. Maka bersandarlah kepada Alloh seutuhnya sambil menyempurnakan ikhtiar.

Mau lari kemanapun, menjerit sekeras apapun, mengiba meminta belas kasian dan pertolongan siapapun...Tetap saja pertolongan hanya datang dari Alloh semata bukan dari selain-Nya

Siti Hajar adalah orang yang yakin dengan janji Alloh, namun beliau lari antara Sofa Marwah sebanyak 7 kali...Siapapun yang bulat hati tawakal, jangan lalai menyempurnakan ikhtiar.

Tugas kita adalah meluruskan niat agar benar-benar murni lillahita’ala, sempurnakan ibadah, sempurnakan ikhtiar dan sempurnakan tawakal, isnyaalloh akan mendapatkan ketentuan yang terbaik.
Setiap makhluk adalah milik Alloh, karena Dia yang menciptakan dan mengurusnya setiap saat, tak ada satupun yang luput dari kekuasaan-Nya, tak ada yang bisa terjadi tanpa izin-Nya.

Sesungguhnya kita tak pernah sendiri dalam hidup ini dimanapun, kapanpun. Karena Alloh selalu hadir, Dialah Yang menciptakan dan Dia pulah yang mengurus kita setiap saat.

Sebetulnya kita masih dihargai orang lain, karena Alloh masih menutupi aib dan dosa-dosa, mari tafakuri dengan jujur apa yang terjadi bila Alloh membeberkan siapa diri kita yang sebenarnya.

Tak pernah ada yang luput dari tatapan Alloh, Alloh benar-benar Maha Menyaksikan apapun yang kita lakukan, tak ada yang tersembunyi, tak bisa berdusta sama sekali dihadapan Alloh.

Kita sering menganggap kedzoliman hanya terhadap makhluk, padahal menurut Alloh dalam surat Luqman ayat 13 : Sesungguhnya perbuatan syirik itu adalah kedzoliman yang amat besar.

Semakin berharap kepada selain Alloh maka hati akan semakin gelisah, semakin tak berharap apapun dari siapapun selain Alloh, hati akan semakin tenang dan nyaman.

Barangsiapa yang bertawakal kepada Alloh, niscaya Alloh akan mencukupin kebutuhannya ( At-Talaq : 3 ), semakin ragu dan berpaling dari Alloh semakin merasa kurang tak pernah cukup.

Bila ada orang yang melihat....bersemangat dan bila tak ada yang melihat, tak semangat beramal, itu menunjukkan tak ikhlas, padahal ada atau tiada yang melihat, Alloh pasti Melihat.
Semua karunia adalah mutlak milik Alloh dan dibagikan oleh Alloh semata, sedangkan makhluk hanyalah jalan sampaikan nikmat atau ujian hidup, bukan sebagai sumbernya.

Langit yang 7, bumi dan semua yang ada didalamnya bertasbih kepada Alloh. Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tapi kamu sekalian tak mengerti tasbih mereka ( QS. 17 : 44 )

Ketenangan batin tak akan diperoleh dari harta, kedudukan, kekuasaan, popularitas, pujian, penghormatan manusia...ketenangan hanya datang dari Alloh semata, Pemilik hati kita.

Dia-lah Alloh yang menurunkan sakinah dihati orang yang beriman, sebagai hadiah bagi orang yang yakin dan patuh kepada-Nya, berarti yang tak yakin dan tak patuh, tak kan pernah sakinah.

Barangsiapa yang bertaqwa niscaya Alloh akan memberi jalan keluar dari persoalan dan rezki yang tak terduga-duga ( At-Talaq : 2 ). Solusi terbaik bukan dari kecerdasaan semata tapi dari ketaqwaan.

Tak satupun persoalan yang ada di alam ini kecuali pasti Alloh Maha Tahu semua solusinya, dekatilah Alloh, patuhlah lahir dan batin, niscaya Alloh akan menuntun kita.

Dialah Alloh yang tak terjangkau oleh pandangan mata, dan Dia menjangkau segala penglihatan, karena Dia Maha Lembut dan Maha Mengetahui dengan teliti ( An-Nam : 103 )

Jagalah pandangan, tak ada yang luput dari penglihatan Alloh, setiap lirikan mata, setiap khianat mata, akan menebalkan hijab hati, menghilangkan nikmatnya ibadah.

Kita tak pernah memiliki apapun, bahkan diri kita sendiri bukan milik kita, semua hanya milik Alloh dan hanya titipan sejenak, yang tak bisa dibawa mati, hanya amal bekal kita.

Ketika kita bayi, kita benar-benar makhluk yang amat lemah, tak paham apapun, namun ternyatamakan, minum, pakaian tercukupi bahkan sampai detik ini, masihkan ragu dengan jaminan Alloh ?

Jika hamba-Ku bertanya kepadamu tentang AKU, sesungguhnya AKU dekat, AKU perkenankan doa orang yang berdoa, maka hendaklah memenuhi panggilan-Ku dan percaya pada-KU ( QS. 2 : 186 )

Berdoa bukanlah untuk memberi tahu Alloh tentang kebutuhan kita, tapi doa adalah ibadah, amal yang disukai-Nya. Maka berdoalah dengan penuh kesungguhan dan ketawadhuan serta ketulusan

Minggu, 02 Mei 2010

MANUSIA BIASA

Ku tahu sebaik apapun ku berusaha

Ku hanya manusia biasa

Yang penuh lupa dan dosa

Tapi pada-Mu ya Rabb ku pinta

Siapapun jodoh yang Engkau siapkan untukku

Semoga ku bisa menjadi yang terbaik baginya

Karena kutahu ya Rabb-ku

Dialah yang tebaik untukku

Dan semoga Ya Rabb

Semoga....Dalam naungan cinta-Mu

Kita dapat bersama

Dan selalu saling mengingatkan

Untuk sebuah cinta suci mulia

Agar dapat kembali bersua,

Disurga-Mu nanti.

For My Future Husband

Rabu, 31 Maret 2010

Ketika Hati Menangis



Ya Allah…

Ketika hati menangis hanya Engkau saja yang mengetahuinya.


Ya Allah…

Ketika mereka meninggalkanku sendiri

Ketika dunia tiada simpati, Engkau tetap setia mendengar rintihanku

Pada-Mu tempatku managih kasih

Dan ketenangan kurasa ketika mendekat kepada-Mu

Disyahdu sunyi sepertiga malam terakhir-Mu


Ya Allah…

Ketika diriku dalam kepayahan, dalam kesendirian dan dihimpit cobaan

Engkau beri diri ini kesabaran, pengalaman arti kehidupan

Lalu Engkau bantu diri ini tuk bisa membuka pintu hati, untuk bisa saling memberi kemaafan

Pada mereka yang pernah meninggalkanku

Ya Allah…

Ketika aku buntu

Engkau beri diriku kekuatan, Engkau tunjuki aku jalan

Engkau tak pernah biarkan aku sedirian karena ku yakin bahwa ada Engkau disetiap langkahku yang selalu mengawasiku dan menjagaku.


Ya Allah…

Yang Maha Penghasih dan Penyayang ( Ar-Rahman Ar-Rahim )

Rahmat-Mu tiada terkira, Syukurku melangit pun tak tercapai

Sungguh diri ini merasa berdosa karena sering lalai pada-Mu

Ampuni dosa-dosa hamba-Mu ini

Semoga penyesalanku ini Engkau terima ya Rabb..


Thank you Allah for The Blessing you have given for me

Jumat, 26 Maret 2010

Antara Aku dan Antara.....

Aku cuma ingin pulang.......
Aku bosan.....
Aku bingung.....
Aku sedih.....
Aku marah....
Aku shock.....
Aku takut,,,,,,,
Aku khawatirrr.....
Aku malu.....

Astagfirullahal 'adzim.....
Ampuni hamba ya Allah....

Sabtu, 27 Februari 2010

Bermitra dengan Sang Maha, akan mempercepat kesuksesan

Bagaimana cara bermitra dengan Allah ?


Bermitra dengan Allah pertama kali kita lakukan dengan mengikhlaskan diri untuk sujud dan ruku dihadapan-Nya ( yaitu sholat )

Luangkan waktu untuk-Nya, dan Dia akan meluangkan waktu untuk kita. Kalau kita tidak mau menyempatkan diri untuk beribadah kepada-Nya, maka jangan salahkan Dia, bila kita tidak pernah mendapatkan rahmat-Nya, tidak mudah mendapatkan bantuan-Nya, dan hidup biasa saja, tanpa curahan kasih sayang dan kepedulian dari-Nya.


Yang kedua, adalah dengan memilih bisnis yang benar dan dilakukan dengan benar, serta dijalankan bersama-sama dengan benar.

Maksudnya terkadang kita tahu, bahwa bisnis kita benar, tapi kita bermitra dengan orang yang kita tahu sumber uangnya dari uang yang tidak halal dari korupsi misalnya atau uang dari hasil curian.

Bagaimana Dia mau membantu ? Sedangkan Dia tidak suka dengan kezaliman. Apalagi kalau kemudian bisnis kita itu bukan bisnis yang legal.

Setelah kita lakukan itu semua dalam arti kita mau sholat, kita pilih bisnis yang sehat dan legal dan kita jalankan juga dengan cara yang baik lalu langkah selajutnya adalah tetapkan tujuan.


Tetapkan tujuan adalah menjadi jalan yang ketiga dimana kita tetapkan mau dibawa kemana niat kita ?

Tetapkan bahwa kalau bisnis yang mau kita bangun itu berhasil, maka keberhasilan itu tidak akan menjadikan kita sombong dan lupa diri.

Kita juga tetapkan bahwa keberhasilan kita nanti justru akan mendorong kita untuk menjadi manusia-manusia yang mau berbagi dan mau peduli.

Kalau sudah begini, Allah-lah nomor satu yang akan mensupport kita dari sisi depan, belakan, samping kanan dan kiri. Ia juga akan mengirimkan malaikat untuk menyokong dan mengamankan jalannya cerita kehidupan kita. Dan Allah akan tunjukkan cara teraman dan ternyaman merengkuh kekayaan, meraih kesuksesan.


Masih ada satu lagi jalan yang keempat yaitu jangan lupa tuk selalu berdo’a.

Berdo’a adalah wujud ketergantuan kita kepada Sang Maha. Menjadi kesombongan juga adanya bila kita sampai lupa berdo’a. Menandakan kita tiada perlu kepada Allah ( Astaghfirullah ‘aladzim ).

Berdo’a bukan sekedar pelengkap, melainkan faktor pendukung ketika kaki mulai terjejak didunia bisnis dan juga di kehidupuan…

Berdoalah diawal, ditengah, dan diakhir semua kegiatan kita.


Duhai Penjaga Kehidupan, kami jauh dari-Mu, jauh dari dekapan cinta, kasih sayang-Mu, bagaimana mungkin kami bisa peroleh kehidupan yang layak…

Duhai Pemilik Semua Kekuatan, karena jauh dari-Mu, kami juga tidak mempunyai kekuatan apapun untuk menahan segala keburukan terjadi. Kami tiada perlindungan, karena tidak ada perlindungan kecuali perlindungan dari-Mu. Apalah harta, koneksi orang kuat dan kekuatan kami bila Engkau tiada berkendak….

Sadarkanlah kami bahwa tidak ada mitra yang terbaik kecuali Engkau. Dalam hal apasaja dalam kehidupan ini, dalam bisnis, dalam bekerja, dan dalam menjalani kehidupan ini sendiri.

Amin Ya Robbal ‘Alamin

Dikutip dari “Majalah PPPA NEWS”

R A P U H

Ku kira aku akan kuat tapi ternyata….

Ambruk juga….


Kukira diriku mampu bertahan tapi ternyata….

Ku Rapuh…


Disisa-sisa harapanku ku coba tuk bertahan…

Entah sampai kapan ku mampu….


Try to let him go away

Mampukah aku ???

Hingga saat ini ku belum bisa…


Kukira ku kuat karena ini broken heart yang ke-2 setelah 10 tahun ya lalu..

Ternyata aku harus terjatuh lagi dng kondisi badanku yang tidak mampu bertahan…

Seperti 10 tahun yang lalu ku harus jatuh sakit


Maafkan hamba ya Allah kalau ku mencintainya melampaui batas…

Ku tak bisa mengendalikan hati dan pikiranku hingga aku tak bisa menjaga titipan-Mu atas badanku ini…


Aku harus berusaha tuk bangkit lagi…

Masih banyak yang harus kubenahi dan kutata dalam diriku..

Dan aku melupakan satu hal…

Ya masih ada cinta diatas segala cinta

Sumber dari segala sumber cinta

MAHABATULLAH

Astaghfirullah ‘aladzim aku hampir melupakannya…


Allah, Engkaulah sumber dari Cinta itu…

Aku hanya seorang pencinta yang hanya mampu mencintai

Dan ku ingin mencintai dengan cintai-Mu ya Rabb



“Allah

Kutitip cintaku ini pada-MU

Sekiranya tak ada lagi cinta

Yang dapat aku hasilkan

Biarlah cintaku pada-Mu merekah sepanjang zaman.”



Senin, 22 Februari 2010

BUNDA

Jika kita mendengar nama ini…

Pasti tak akan asing ditelinga kita…

Bunda…

Ya sebuah nama yang selalu terukir indah disetiap hati…

Bunda…

Sesosok wanita yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayangnya..

Tak jarang juga didibalut oleh sebuah ketegaran..

Ketegaran yang luar biasa…

Sampai Allah-pun meletakan sebuah “Surga dibawah telapak Ibu”

Bunda…

Sungguh besar jasa-jasa...

Tak akan pernah habis kata ini tuk melukiskannya..

Meski sering kulihat tak jarang engkau menangis…

Tapi tangisanmu adalah tangisan atas ketegaranmu…

Dan tak jarang air matamu yang keluar adalah air mata kehidupan…

Bahagia rasanya bila bisa menjadi seorang “Bunda”

Meski ada banyak pengorbanan dan perjuangan disana

Disinilah letak kemulianmu oh “Bunda”

Tak akan ada yang sia-sia bagimu Bunda karena segala engkau niatkah tuk Allah semata…

Bunda

I Love You Forever

Kamis, 18 Februari 2010

Afraid to fall in love

Benarkah aku untuk saat ini belum mau tuk jatuh cinta lagi?
Jika kuingat cinta itu terlalu menyakiti diriku meski kutahu itulah konsekuensinya antara bahagia ketika cinta terbalaskan atau sedih ketika cinta hanya bertepuk sebelah tangan.

Aku berusaha tuk tegar meski sesungguhnya diriku rapuh. Aku berusaha tuk slalu terseyum meski hatiku menangis. Aku berusaha tuk terlihat bahagia meski hatiku hancur.
Benarkah patah hati itu menyakitkan? Yang kutahu gara2 patah hati seorang temanku badannya mjd kurus meski ku tak mengelak berat badanku sendiri skr jg berkurang. Benarkah patah hati ini benar2 bs menguruskan badan?

Yang kutahu saat ini aq belum ingin jatuh cinta lagi, broken heart ini masih menyisakan duka untukku.
Ku hanya bisa memohon pada-Mu ya Allah sembuhkan duka dihatiku jangan biarkan diriku membencinya krn perbuatannya.

Sabtu, 06 Februari 2010

Thanksgiving

Puji syukur alhamdulillah atas karunia Allah swt yang telah mencurahkan rahmat dan kasih sayang-Nya…

Terutama nikmat iman dan pejagaan serta pemeliharan-Nya atas diriku…

Tak lupa salam dan sholawat kepada nabi Muhammad saw berserta keluarganya….


Terima untuk ibu dan bapakku, adik-adikku, saudara-saudaraku serta untuk sahabat2 sekaligus teman2ku semua…

Semoga Allah senangtiasa selalu melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua amin ya robbal ‘alamin…

Untuk keluargaku…ibu dan bapakku terima kasih atas segala kasih sayang kalian kepadaku… Engkau telah memberikan waktumu tuk menjaga, merawatku hingga dewasa…

Ku tahu ibu..bapak…ku tak akan bisa membalas jasa kalian hanya seiring doa disetiap sujudku ku memohon kepada Allah semoga Allah senangtiasa mengangkat derajat kalian disisiNya dan selalu memberikan kebahagian didunia maupun diakhirat kelak nanti…

Maafkan anakmu ini ibu…bapak..jika selama ini terkadang sering memberikan duka untukmu…sungguh bukan ini yang kuharapkan…aku selalu berharap tuk bisa menjadi pelita diakhiratMu kelak nanti yaitu menjadi anak yang sholekha dan anak yang berbakti padamu ibu..bapak..


Tuk adik-adikku dan saudaraku semua yang tak bisa kesebutkan satu persatu-satu..

Terima kasih karena ada kalian hidupku menjadi berwarna meski kadang ada marah, sedih, kecewa tapi yakin saja aku selalu mencintai kalian semua…

Apalah arti hidupku jika kalian tidak ada… mungkin ku tak kan bisa mengenal bagaimana cara mengasihi, menyanyangi dan mencintai…

Karena ada kalian aku bisa merasakan indahnya berbagi… dalam suka maupun duka…

Untuk Sahabatku utami terimakasih atas persahabatan kita selama ini…insyaAllah kita bertemu karena Allah dan berpisahpun karena Allah…

Doaku untukmu selalu mudah2an engkau bisa menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia ya ukhti sebagai istri yang sholekha untuk suamimu nanti…dan menjadi bunda tersayang tuk buah hati kalian…Amin

Untuk seseorang yang jauh disana juga ( Mr. R )…terima kasih juga kamu telah masuk ke kehidupanku meski hanya sebentar saja tapi saya senang engkau telah memberikan goresan kenangan yang terkesan dihidupku dan aku tak pernah menyesal dengan semua yang telah terjadi….

Terima kasih untuk blog-nya yang bisa menjadi tempat curhat-ku

Terima kasih untuk ilmu komputernya yang aku semakin banyak tahu ttg dunia maya…

Terima kasih juga kau mengajarkanku bahwa hidup itu memang harus dijalani sekeras apapun dan belajar tuk menghargai prinsip orang lain…

Ingin kusampaikan padamu kenapa harus ada penyesalan ? Toh semua yang terjadi atas kehendak-Nya tetap syukuri dan nikmati insyaAllah dibalik semuanya pasti ada hikmahnya….

Penyesalan akan selalu datang terlambat dibelakang dan kalaupun dia datang diawal itu bukan penyesalan tapi itu adalah perjuangan…

Selagi kau masih bisa merubahnya maka berjuanglah jangan biarkan penyesalan menghampirimu karena tidak ada usaha yang sia-sia niatkan segalanya untuk Allah dan orang2 yang engkau sayangi dan cintai….

Harapan akan selalu ada karena dengan harapan-harapan itu hidup ini akan semakin berarti….

Terima kasih ya Allah untuk semuanya…

Engkau mencintaiku melebihi cintaku pada-Mu…

Meski terkadang aku lalai tuk mengingat-Mu namun Engkau masih tetap menjagaku, merawatku, mencukupi kebutuhanku…

Allah aku malu sekali padaMu…

Ampuni hambaMu ya dhaif ini ya Allah…

Ku bersujud padaMu….

Amiin….